Tahukah engkau???
Sayyiduna Umar -rodhiyallohu 'anhu-, ketika orang-orang mengucapkan terima kasih kepada beliau saat beliau membagikan harta dari baitul muslimin kepada mereka. Beliau-pun kaget, menolak dan mengingkari ucapan terima kasih itu.
Beliau berkata: "Ada apa dengan orang-orang ini, kami memberi mereka hak mereka, tetapi mereka menyangka itu adalah pemberian dariku?"
Ayah NaAiZa Al-Masyhad
Sunday, April 3, 2016
Rizki Terbaik Dari Alloh
Alloh 'azza wa jalla berfirman:
Tafsir Al-Muyassar:
"Dan Alloh sendirilah sebaik-baik yang memberi rizki. Maka, mintalah dari-Nya dan mintalah pertolongan dengan mentaati-Nya untuk mendapatkan kebaikan dunia dan akhirat dari sisi-Nya".
======================
Alloh tidak sekedar memberi rizki. Rizki-Nya adalah rizki terbaik, rizki terbagus, dan paling bermanfaat.
واللهُ خَيْرُ الرَّازِقِيْنَ (الجمعة : 11)
"Dan Alloh-lah sebaik-baik pemberi rizki" (Al-Jumu'ah: 11)Tafsir Al-Muyassar:
"Dan Alloh sendirilah sebaik-baik yang memberi rizki. Maka, mintalah dari-Nya dan mintalah pertolongan dengan mentaati-Nya untuk mendapatkan kebaikan dunia dan akhirat dari sisi-Nya".
======================
Alloh tidak sekedar memberi rizki. Rizki-Nya adalah rizki terbaik, rizki terbagus, dan paling bermanfaat.
- Perbaguslah caramu meminta!
- Tanangkan hatimu!
Apa yang telah Alloh tetapkan pasti akan mendatangimu dan tidak akan mendatangi selain dirimu.
Ni'matnya!!! Menjadi Mu'min
Rasululloh Shollallohu 'alaihi wa sallam bersabda:
"Betapa mengagumkan keadaan seorang mu'min, sesungguhnya setiap perkara/keadaan baginya selalu baik, dan keadaan itu timiliki kecuali oleh orang mu'min:
"Betapa mengagumkan keadaan seorang mu'min, sesungguhnya setiap perkara/keadaan baginya selalu baik, dan keadaan itu timiliki kecuali oleh orang mu'min:
- Jika ia mendapatkan KELAPANGAN, ia BERSYUKUR dan itu adalah kebaikan baginya
- Jika ia mendapatkan KESEMPITAN, ia BERSABAR dan itu adalah kebaikan baginya."
(HR. Muslim)
Friday, April 1, 2016
KALAU TIDAK DITUTUP OLEH ALLOH, TERUNGKAPLAH KEDOK (KEBURUKAN) KITA!
Yahya Bin Ma'in berkata: "aku tidak melihat seseorang seperti Ahmad Bin Hanbal, kami telah bersahabat dengannya selama 50 tahun. Dalam masa itu, beliau tidak pernah berbangga atas kami dengan keshalihan dan kebaikan beliau.
Suatu saat beliau berkata: "Kita adalah kaum yang miskin (hina)".
Al-Haffazh berkata: "kami telah melihat Imam Ahmad bin Hanbal memasuki salah satu pasar di Baghdad, beliau membeli seikat kayu bakar, dan meletakkannya di atas punggungnya. Mengetahui hal itu, para pedagang meninggalkan dagangan mereka, begitu pula para pemilik toko, mereka meninggalkan toko-toko mereka. Orang-orang yang sendang berjalan-pun berhenti di tempat mereka berdiri. Mereka mengucapkan salam kepada sang Imam. Dan mereka berkata: "Wahai Imam Ahmad! mari kami bawakan untukmu kayu bakar itu...".
Tangan Imam Ahmad-pun bergetar, wajah beliau memerah, kedua mata beliau berlinangan air mata. Dan beliau berkata: "Kita adalah kaum yang miskin (hina), kalaulah Alloh tidak menutup, akan terungkaplah kedok (keburukan) kita".
...
Suatu ketika, seorang laki-laki datang dan memuji Imam Ahmad.
Imam Ahmad-pun berkata: "Aku mempersaksikan Alloh! Aku membencimu untuk mengatakan itu (memujiku). Demi Alloh! kalau engkau mengetahui dosa-dosa dan kesalahanku maka engkau akan menyemburkan tanah berpasir di atas kepalaku."
Karena tidak ingin dikenal, beliau berkata:
"Andai aku tidak dikenal!"
"Andai aku berada di tempat yang terpencil dari kota ini!"
-Al-Hilya-
Suatu saat beliau berkata: "Kita adalah kaum yang miskin (hina)".
Al-Haffazh berkata: "kami telah melihat Imam Ahmad bin Hanbal memasuki salah satu pasar di Baghdad, beliau membeli seikat kayu bakar, dan meletakkannya di atas punggungnya. Mengetahui hal itu, para pedagang meninggalkan dagangan mereka, begitu pula para pemilik toko, mereka meninggalkan toko-toko mereka. Orang-orang yang sendang berjalan-pun berhenti di tempat mereka berdiri. Mereka mengucapkan salam kepada sang Imam. Dan mereka berkata: "Wahai Imam Ahmad! mari kami bawakan untukmu kayu bakar itu...".
Tangan Imam Ahmad-pun bergetar, wajah beliau memerah, kedua mata beliau berlinangan air mata. Dan beliau berkata: "Kita adalah kaum yang miskin (hina), kalaulah Alloh tidak menutup, akan terungkaplah kedok (keburukan) kita".
...
Suatu ketika, seorang laki-laki datang dan memuji Imam Ahmad.
Imam Ahmad-pun berkata: "Aku mempersaksikan Alloh! Aku membencimu untuk mengatakan itu (memujiku). Demi Alloh! kalau engkau mengetahui dosa-dosa dan kesalahanku maka engkau akan menyemburkan tanah berpasir di atas kepalaku."
Karena tidak ingin dikenal, beliau berkata:
"Andai aku tidak dikenal!"
"Andai aku berada di tempat yang terpencil dari kota ini!"
-Al-Hilya-
Hati-hati Dalam Berkata dan Menulis!!!
Perhatikan...
Firmah Alloh Ta'ala berikut:
فَأَثابهم الله بِمَا قَالُوْا جَنتٍ
"Maka Alloh memberi mereka pahala surga terhadap perkataan yang mereka ucapkan"(Al-Maa'idah; 85)
Juga Firman Alloh Ta'ala berikut:
غُلَّتْ أَيْدِيْهِمْ وَلُعِنُوْا بِمِا قَالُوْا
"Tangan mereka dibelenggu dan mereka dilaknat disebabkan apa yang mereka katakan"(Al-Maa'idah: 64)
Perhatikan lafazh
"بِماَ قَالُوْا"
"Dengan apa yang mereka katakan"Berapa banyak perkataan yang menyebabkan orang yang mengatakannya mendapat imbalan surga?
Sebaliknya, berapa banyak perkataan yang menyebabkan orang yang mengatakannya mendapat laknat dari Alloh Azza wa Jalla.
Hati-hati dengan kata-kata dan tulisanmu!!!
Thursday, February 19, 2015
Istilah-istilah Hadits
Istilah-istilah hadits dibawah ini disarikan dari Kitab Taisiir Mushthalah Hadits Karya Dr. Mahmud Tahhan.
Pembagian Hadits berdasarkan sampainya suatu hadits kepada kita:
A. Berdasarkan jumlah jalan (periwayatan):
Masing-masing akan dibahas dalam pembahasan tersendiri. In-syaa Alloh...
Pembagian Hadits berdasarkan sampainya suatu hadits kepada kita:
- Hadits Mutawatir (diriwayatkan oleh perawi yang banyak dengan beberapa syarat)
- Hadits Ahad (yang tidak memenuhi syarat hadits mutawatir)
A. Berdasarkan jumlah jalan (periwayatan):
- Masyhur
- Aziz
- Gharib
- Maqbul
- Mardud
Masing-masing akan dibahas dalam pembahasan tersendiri. In-syaa Alloh...
Subscribe to:
Posts (Atom)